Cek Pajak Motor: Cara Balik Nama Motor

 

Membeli motor second adalah salah satu cara untuk bisa membeli motor dengan harga yang lebih murah. Ada banyak varian motor yang bisa Anda dapatkan di jual beli motor bekas tak kalah dengan dealer motor baru. Namun perlu diingat bahwa dengan membeli motor bekas, STNK dan BPKB yang akan Anda miliki masih dalam nama orang lain sebagai pemilik sebelumnya. Jika di tahun-tahun lalu hal tersebut masih bisa dibiarkan, namun sekarang ini pembelian motor second harus langsung disertai dengan proses cara balik nama motor. Bagi Anda yang ingin membeli motor second, perlu mengetahui cara balik nama motor dari pemilik lalu ke nama Anda agar tak kebingungan saat melakukan prosesnya di samsat.

Jika Anda membeli motor bekas dari dealer motor bekas, mungkin sudah ada jasa balik nama yang bisa Anda gunakan dengan sedikit biaya jasa. Namun tak ada salahnya jika Anda berusaha untuk mengurusnya sendiri agar mengerti apa yang harus dilakukan dan bisa mempraktekkannya lagi di kesempatan mendatang. Untuk melakukan proses balik nama kendaraan bermotor, ada persyaratan yang perlu Anda lengkapi terlebih dahulu sebelum menuju ke kantor samsat. Berikut ini adalah persyaratannya:

  • Stnk asli motor yang dibeli.
  • Ktp Anda sebagai pemilik baru, asli dan fotokopi.
  • BPKB asli dan fotokopi.
  • Kwitansi pembelian motor yang ditandatangani di atas materai 6000.

cara balik nama motor

Lalu untuk biaya balik nama sendiri sangat tergantung dari biaya pajak motor yang Anda beli. Untuk itu sangat penting untuk cek pajak motor sebelum memilih motor mana yang akan Anda beli. Semakin mahal harga pajak tahunannya, maka biaya balik nama akan semakin mahal. Belum lagi jika ada tunggakan pajak kendaraan, maka tunggakan tersebut juga harus Anda bayarkan saat proses balik nama dilakukan.

Baca Juga :  Macam-Macam Daftar Knalpot Racing Termahal

Untuk bisa memperkirakan berapa biaya yang nantinya harus Anda keluarkan untuk melakukan proses balik nama, berikut ini adalah simulasi yang bisa Anda gunakan sebagai dasar perhitungan:

  • Biaya balik nama 2/3 dari pajak tahunan kendaraan.
  • Biaya SWDKLJJ Rp. 35 ribu.
  • Biaya adm STNK Rp. 100 ribu.
  • Biaya adm TNKB Rp. 65 ribu.
  • Biaya pajak tahunan yang juga harus Anda bayarkan jika saat melakukan pembelian tahun pajak belum dibayar.
  • Biaya sukarela untuk petugas cek fisik kendaraan.
  • Biaya pendaftaran balik nama Rp. 30 ribu.
  • Biaya pendaftaran balik nama bpkb Rp. 80 ribu.

Dari keseluruhan biaya di atas, Anda harus menyiapkan dana sekitar Rp. 400 hingga Rp. 800 ribu tergantung tipe kendaraan yang dibeli. Nominal tersebut belum termasuk biaya pajak kendaraan. Untuk meminimalisir biaya balik nama, hal yang perlu Anda lakukan sebelum membeli adalah cek pajak motor yang ingin Anda beli terlebih dahulu. Jika Anda melihat pajak tahunan di stnk sudah besar, maka bersiaplah mengeluarkan nominal yang juga besar untuk mengurus biaya balik nama. Kalkulasikan kebutuhan biaya balik nama dan pembayaran pajak kendaraan sehingga Anda mengetahui biaya pembelian motor yang sebenarnya. Untuk lebih detail mengenai syarat dan cara melakukan proses balik nama. Setelah Stnk dan BPKB diubah menjadi nama Anda sebagai pemilik barunya, Anda akan lebih tenang menggunakan kendaraan di jalan raya. Begitu juga saat melakukan pembayaran pajak tahunan, tak perlu meminjam KTP pemilik lama untuk dibawa ke kantor samsat.